β‘ Program Studi S1 Informatika Β· Pertemuan 1 Β· Kode Mata Kuliah: 328
Membedah arsitektur dasar sistem komputer, 5 pilar manajemen sumber daya, dual-mode kernel, serta garis waktu evolusi dari batch system hingga cloud native.
Selamat datang rekan-rekan mahasiswa pada kuliah perdana Sistem Operasi (Kode MK: 328).
Hari ini kita mengawali fondasi fundamental ilmu komputer: bagaimana sebuah software berinteraksi langsung dengan silikon hardware (CPU, RAM, Storage, Bus I/O).
Mata kuliah ini menggunakan model Project-Based Learning (PBL). Jadi seluruh teori yang kita pelajari di 7 pertemuan pertama akan menjadi bekal konkret saat rekan-rekan membangun Web Server Linux di paruh kedua semester.
π Kontrak Perkuliahan & Rancangan Pembelajaran
Pemahaman konseptual dan arsitektur sistem operasi modern:
Transisi dari teori ke implementasi server riil:
Pengujian, presentasi, dan penilaian akhir:
Perhatikan struktur perkuliahan kita. Kita membagi 16 pertemuan menjadi tiga fase logis.
Yang sangat penting dicatat: tidak ada ujian tulis UTS maupun UAS konvensional. Semua nilai berfokus pada pengerjaan proyek Web Server Linux.
Artinya, mahasiswa tidak sekadar menghafal definisi ujian, melainkan harus bisa mengonfigurasi server Linux secara langsung di terminal!
π― Spesifikasi Tugas Akhir Semester
https://s.id/SOUBSI
Projek Sistem OperasiInilah kontrak pengerjaan proyek akhir kita. Pastikan rekan-rekan sudah mulai berkoordinasi menentukan anggota tim yang terdiri dari maksimal 3 orang.
Pengumpulan video berdurasi maksimal 10 menit wajib dikirimkan ke form https://s.id/SOUBSI serta dikirimkan melalui email ke dany.dto@bsi.ac.id dengan Subject Projek Sistem Operasi dan isi pesan berupa NIM, Nama Kelompok, link video YT.
Kenapa kita memilih Linux untuk Web Server? Karena lebih dari 96% dari satu juta server top di dunia berjalan di atas kernel Linux. Kemampuan mengelola server via SSH/CLI adalah keterampilan wajib bagi sarjana informatika.
π§ Agenda Kuliah Perdana
Definisi formal, esensi abstraksi perangkat keras, dan sudut pandang top-down vs bottom-up pada arsitektur komputer.
Manajemen Proses, Alokasi Memori, Hirarki File System, Sub-sistem I/O, serta Mekanisme Proteksi & Sumber Daya.
Dual-mode CPU (User vs Kernel), System Calls, CLI vs GUI, serta arsitektur Monolithic vs Microkernel vs Hybrid.
Perjalanan komputasi dari batch card era 1950-an, kelahiran UNIX, ledakan PC GUI, hingga era Cloud & Mobile.
Hari ini kita membagi materi ke dalam 4 pilar utama.
Pilar 1 membahas definisi dan fondasi filosofis sistem operasi.
Pilar 2 mengupas 5 fungsi manajerial yang wajib ada pada semua OS modern.
Pilar 3 membahas mekanisme hardware, privilege ring, dan arsitektur kernel.
Pilar 4 menelusuri sejarah bagaimana OS berevolusi dari komputer mekanis hingga server cloud saat ini.
π‘ Bagian 1: Konsep Dasar
Sistem Operasi (OS) adalah program perangkat lunak sistem fundamental yang berjalan terus-menerus (kernel), bertindak sebagai perantara resmi antara pengguna / aplikasi dan perangkat keras fisik komputer.
OS menyediakan lingkungan yang aman, terstandarisasi, dan efisien sehingga aplikasi perangkat lunak dapat berjalan tanpa perlu mengetahui detail internal register chip perangkat keras.
Menyembunyikan kerumitan sirkuit elektronik dan disk controller. Mengubah perangkat keras mentah menjadi abstraksi elegan berupa file, folder, process, socket, dan window melalui System Call.
Manajer pengatur alokasi sumber daya. Mengatur multiplexing waktu (CPU time sharing) dan ruang (RAM allocation) agar puluhan proses tidak saling bertabrakan atau memonopoli sistem.
Menurut buku klasik Andrew Tanenbaum dan Silberschatz, ada dua cara memandang Sistem Operasi:
Pertama, Top-Down (Extended Machine): Bayangkan jika programmer web harus menulis kode sinyal listrik untuk memutar motor harddisk saat menyimpan gambar. Tanpa OS, membuat aplikasi akan sangat rumit. OS mengabstraksikannya menjadi fungsi sederhana seperti `fwrite()`.
Kedua, Bottom-Up (Resource Manager): OS bertindak seperti polisi lalu lintas yang membagi CPU, RAM, dan I/O secara adil antar banyak aplikasi yang berjalan bersamaan.
ποΈ Arsitektur Komputasi
Diagram ini memperlihatkan batas proteksi arsitektur komputasi.
Perhatikan garis pemisah antara Layer 3 dan Layer 2. Aplikasi pengguna berjalan di User Mode, tidak boleh menyentuh register hardware Layer 1 secara langsung.
Jika Nginx ingin membaca file di storage, ia harus memohon izin kepada Sistem Operasi melalui System Call Interface. Inilah kunci keamanan dan stabilitas komputer modern.
βοΈ Urgensi Sistem Operasi
Slide ini memberikan pemahaman kontras yang sangat jelas kepada mahasiswa.
Bandingkan komputasi di era 1950-an tanpa OS dengan era sekarang. OS bukan beban tambahan (overhead), melainkan penyelamat yang memungkinkan perangkat lunak modern bekerja stabil dan aman.
βοΈ Bagian 2: Fungsi & Manajemen Inti (Pilar 1)
Program adalah entitas pasif berupa file executable yang tersimpan di harddisk (misalnya file biner /usr/sbin/nginx).
Proses adalah program yang sedang aktif dieksekusi di memori, lengkap dengan register CPU, Program Counter (PC), dan struktur memori tersendiri.
malloc / new)fork() & execve() di Linux) dan membersihkan sumber daya saat proses berakhir (exit()).
Ingat perbedaan mendasar ini: Program adalah resep kue di dalam buku (pasif di disk), sedangkan Proses adalah koki yang sedang membuat kue di dapur (aktif dieksekusi di CPU dan RAM).
Setiap proses di Linux memiliki nomor identitas unik yang disebut PID (Process ID). Di pertemuan Linux nanti, kita akan sering menggunakan perintah `ps aux`, `top`, dan `kill` untuk mengelola proses ini.
π Siklus Hidup Proses
Setiap proses bertransisi melewati status berikut sepanjang masa hidupnya:
Strategi OS menentukan proses mana yang berhak menggunakan CPU:
Perhatikan status Waiting / Blocked. Ketika web server membaca database dari harddisk, proses tidak menahan CPU. Kernel memindahkannya ke status Waiting agar proses lain bisa memakai CPU.
Algoritma Round Robin adalah alasan mengapa komputer kita terasa bisa memutar musik di Spotify sambil mengetik di Word dan mendownload file bersamaan di satu core CPU.
πΎ Bagian 2: Fungsi & Manajemen Inti (Pilar 2)
Memori diatur dalam piramida hierarki trade-off performa vs biaya:
CPU hanya bisa membaca instruksi secara langsung dari Register dan RAM. Program di harddisk harus dimuat (load) ke RAM terlebih dahulu sebelum bisa dieksekusi.
Tugas OS adalah memastikan setiap proses mendapatkan jatah RAM yang cukup, dan memastikan proses Nginx tidak bisa mengintip memori proses database MySQL.
π§ Rekayasa Memori Lanjut
Bayangkan server Anda hanya memiliki RAM fisik sebesar 8 GB, namun Anda harus menjalankan Web Server, Database, dan analytics engine yang total permintaannya mencapai 16 GB.
Apakah server akan menolak berjalan dan menampilkan error Out of Memory?
Sistem Operasi memisahkan konsep Memori Logis (Virtual Address Space) yang dilihat oleh programmer dari Memori Fisik (Physical RAM) yang sesungguhnya ada di motherboard.
Virtual memory adalah salah satu penemuan terbesar dalam arsitektur komputer.
Bagi programmer, seolah-olah program mereka memiliki memori tak terbatas yang berurutan dari alamat 0x0000 sampai 0xFFFF. Padahal di belakang layar, OS dan MMU memecah data tersebut menjadi potongan 4KB yang disebar di RAM fisik atau bahkan disimpan sementara di Swap SSD.
π Bagian 2: Fungsi & Manajemen Inti (Pilar 3)
File (Berkas) adalah abstraksi logis dari sekumpulan byte informasi yang disimpan secara persisten di media penyimpanan sekunder (SSD/HDD), terbebas dari detail sektor geometris disk fisik.
Struktur Pohon Hierarkis (Directory Tree): OS mengatur berkas dalam format hierarki pohon.
/etc/ (konfigurasi), /var/www/ (web data), /home/ (user), /bin/ (biner)
create), pembacaan (read), penulisan (write), reposisi pointer (seek), dan penghapusan (unlink/delete).
Di Linux ada filosofi terkenal: "Everything is a file". File teks, folder, keyboard, harddisk, bahkan port jaringan direpresentasikan sebagai berkas di direktori `/dev` atau `/proc`.
Format `ext4` yang akan kita gunakan di server Ubuntu memiliki kemampuan Journaling. Jika server mati mendadak, sistem tidak perlu mengecek seluruh disk selama berjam-jam, melainkan cukup membaca catatan log jurnal.
π Keamanan Berkas Server
Setiap file di server memiliki 3 kelas hak akses:
| Kelas Entitas | Simbol | Deskripsi Izin |
|---|---|---|
| User (Owner) | u |
Akun pengguna pemilik berkas tersebut |
| Group | g |
Kelompok pengguna yang berbagi hak akses |
| Others | o |
Semua orang lain di dunia luar / publik |
Aturan Emas Admin: Jangan pernah memberikan chmod 777 pada file web server Anda di internet, karena mengizinkan siapa pun menyuntikkan script berbahaya!
Konsep izin berkas POSIX ini mutlak harus dikuasai oleh mahasiswa untuk proyek Web Server Linux kita nanti.
Banyak pemula tergoda melakukan `chmod -R 777` saat website mereka error permission. Jelaskan bahwa 777 adalah malapetaka keamanan, karena hacker bisa menulis shell script jahat langsung ke server.
π Bagian 2: Fungsi & Manajemen Inti (Pilar 4)
CPU beroperasi dalam skala Gigahertz (miliaran siklus per detik), sedangkan periferal I/O seperti keyboard beroperasi dalam puluhan Hertz, dan harddisk dalam milidetik.
Komponen Sub-sistem I/O OS:
CPU terus menerus memeriksa loop status bit perangkat hardware. Sangat boros daya dan membuang 100% kapasitas CPU.
CPU memerintahkan perangkat bekerja, lalu CPU mengerjakan proses lain. Ketika perangkat siap, sinyal interupsi (hardware interrupt) dikirim ke CPU.
Chip DMA controller memindahkan blok data berukuran besar langsung antara memori RAM dan disk storage tanpa membebani intervensi CPU per-byte!
I/O adalah bagian terlambat dari sistem komputer. Bayangkan jika CPU harus menunggu harddisk membaca data byte demi byte, CPU akan menganggur 99.9% waktunya.
Dengan teknik Direct Memory Access (DMA), CPU cukup berkata: "Tolong salin 1 GB data dari SSD ke alamat RAM 0x4000, kabari saya lewat interrupt jika sudah selesai." Sementara itu, CPU bebas mengeksekusi kode lain dengan kecepatan penuh.
π‘οΈ Bagian 2: Fungsi & Manajemen Inti (Pilar 5)
Melindungi data dan sumber daya sistem dari akses pihak tidak berwenang:
Mekanisme internal untuk mengontrol akses program ke sumber daya sistem:
Pengawasan dan optimasi penggunaan hardware secara efisien:
Perhatikan perbedaan antara Security dan Protection.
Security adalah pertahanan terhadap ancaman luar: hacker yang mencoba login SSH dengan brute force. Sedangkan Protection adalah mekanisme pertahanan internal: memastikan bug di Google Chrome tidak bisa menghapus file database Linux Anda.
β‘ Mekanisme Proteksi Perangkat Keras
Prosesor modern menyediakan dukungan perangkat keras berupa Mode Bit di register status CPU untuk memisahkan wewenang eksekusi:
CPU memiliki akses tanpa batas ke seluruh instruksi istimewa (privileged instructions), akses langsung ke memori fisik, register I/O, dan tabel halaman. Ditempati secara eksklusif oleh Kernel OS.
Hak eksekusi sangat dibatasi. Jika aplikasi mencoba mengeksekusi instruksi terlarang (seperti mematikan interupsi CPU), prosesor langsung memicu Trap/Exception dan menghentikan proses tersebut.
Bagaimana aplikasi di Ring 3 bisa menyimpan berkas ke disk?
write(fd, buf, count)syscall / int 0x80)sys_write() secara amanMekanisme ini menjamin bahwa seluruh permintaan I/O selalu diawasi dan divalidasi oleh kernel demi stabilitas sistem.
Dual-mode operation adalah konsep yang sangat sering keluar dalam ujian sertifikasi dan wawancara kerja teknis.
Mengapa aplikasi pengguna tidak boleh langsung menulis ke disk? Karena jika diizinkan, sebuah program virus bisa langsung menimpa boot sector atau menghapus data sistem tanpa konfirmasi apapun.
π₯οΈ Metode Interaksi Pengguna
Interaksi berbasis teks instruksi murni melalui terminal shell (Bash, Zsh, PowerShell).
Interaksi visual menggunakan elemen jendela (window), ikon, menu, dan pointer mouse (WIMP).
Mengapa pada praktikum nanti kita menggunakan Ubuntu Server yang hanya berupa layar hitam CLI tanpa GUI?
Jawabannya sederhana: di dunia industri cloud (AWS, Google Cloud, Azure), server web tidak pernah dipasangi antarmuka GUI. Menghilangkan GUI menghemat ribuan megabyte RAM, meningkatkan kecepatan komputasi, dan menutup celah keamanan.
βοΈ Desain Arsitektur Inti
Seluruh layanan OS (VFS, IPC, Scheduler, Memory Manager, Device Drivers) berada bersama di Kernel Space (Ring 0).
β Kelebihan:
Komunikasi antar modul super cepat tanpa overhead IPC; throughput sangat tinggi.β Kekurangan:
Jika satu driver periferal mengalami bug memory leak, seluruh sistem bisa mengalami Kernel Panic.Hanya fungsi paling esensial (IPC dasar, low-level memory, thread scheduling) yang berada di Ring 0. Driver & FS berjalan di User Space.
β Kelebihan:
Sangat stabil dan aman. Jika driver crash, kernel me-restart daemon tanpa mematikan sistem.β Kekurangan:
Penurunan performa akibat tingginya overhead perpindahan konteks pesan (Message Passing IPC).Menggabungkan struktur modularitas microkernel dengan efisiensi monolitik, menjalankan subsistem kritis di kernel space.
β Kelebihan:
Keseimbangan ideal antara kecepatan eksekusi grafis/I/O dan kemudahan pemeliharaan arsitektur.β Kekurangan:
Kompleksitas kode kernel sangat tinggi dan potensi celah permukaan serangan tetap ada.Perdebatan legendaris di dunia ilmu komputer: TannenbaumβTorvalds debate tahun 1992.
Andrew Tanenbaum mengkritik Linux karena memakai arsitektur Monolitik yang dianggap kuno, dan memprediksi Microkernel akan menang. Namun kenyataannya, Linus Torvalds membuktikan bahwa kernel monolitik modern dengan dynamic loadable modules (LKM) mendominasi cloud dunia karena performanya yang tak tertandingi.
ποΈ Bagian 3: Kategori & Jenis
Fokus pada kenyamanan UX, grafis multimedia, dan dukungan periferal konsumen.
Windows 11, macOS, Fedora, Ubuntu DesktopDioptimalkan untuk stabilitas 24/7, skalabilitas CPU multi-socket, dan keamanan.
Ubuntu Server, RHEL, CentOS, Rocky, Win ServerManajemen efisiensi daya baterai, konektivitas seluler, layar sentuh & sensor.
Android (Linux kernel), Apple iOS, KaiOSMenjamin kepastian tenggat waktu eksekusi respon milidetik/mikrodetik.
VxWorks, QNX Neutrino, FreeRTOS, RTLinuxKhusus menangani switching paket data berkecepatan tinggi pada perangkat router.
Cisco IOS, Juniper Junos, MikroTik RouterOSSistem operasi tidak hanya Windows dan Android. Di industri telekomunikasi, router Cisco dan MikroTik memiliki OS khusus yang dirancang untuk merutekan jutaan paket data per detik tanpa crash.
Di bidang avionik dan otomotif, sistem rem mobil membutuhkan Real-Time OS, bukan Windows, karena sistem tidak boleh mengalami lag sedetik pun saat pedal rem diinjak.
β±οΈ Sistem Misi Kritis
Pada sistem operasi konvensional (Windows/macOS), fokus utamanya adalah Throughput Rata-Rata dan kenyamanan visual pengguna. Keterlambatan respon beberapa milidetik tidak masalah.
Pada RTOS (Real-Time OS), kebenaran suatu proses tidak hanya ditentukan oleh hasil komputasinya yang tepat, melainkan juga oleh KEPASTIAN WAKTU (Deadlines) hasil tersebut diserahkan.
Keterlambatan respon = Bencana Total (Catastrophic Failure) yang mengancam nyawa atau kerusakan bernilai jutaan dolar.
Contoh: Sensor rem ABS mobil, sistem kendali reaktor nuklir, navigasi roket luar angkasa, alat pacu jantung.
OS: VxWorks (digunakan di Mars Rover NASA), QNX.
Keterlambatan respon = Penurunan Kualitas (Degradation), bukan bencana fatal.
Contoh: Video streaming YouTube buffering, latency suara panggilan VoIP, sinkronisasi controller game konsol.
Pertanyaan menarik untuk kelas: Apakah sistem operasi Windows bisa dipakai untuk mengontrol sistem rem mobil otonom?
Jawabannya sama sekali tidak bisa. Karena Windows memiliki background update, garbage collector, dan scheduling yang tidak deterministik. Jika saat mengerem sistem sibuk mengindeks search harddisk selama 1 detik, mobil bisa menabrak.
β³ Bagian 4: Sejarah & Evolusi Sistem Operasi
Komputer mekanis/elektronik raksasa berbobot tonase (ENIAC, EDSAC, IBM 701) menggunakan ribuan tabung hampa udara (vacuum tubes).
Penemuan transistor menggantikan tabung hampa: komputer menjadi lebih andal, lebih kecil, dan masuk ke ranah komersial (IBM 7094).
Tahun 1956 adalah tahun bersejarah kelahiran OS pertama di dunia: GM-NAA I/O yang dibuat oleh divisi riset General Motors.
Fungsi utamanya sangat sederhana: secara otomatis memuat pekerjaan berikutnya dari pita magnetik ketika pekerjaan sebelumnya selesai, sehingga operator tidak perlu mematikan mesin dan memasang kabel lagi.
β³ Garis Waktu Komputasi
Ken Thompson, Dennis Ritchie, Brian Kernighan, dan Doug McIlroy menciptakan UNIX serta bahasa pemrograman C pada minikomputer PDP-11.
|).Portabilitas bahasa C membuat UNIX dapat di-compile dan dijalankan di berbagai merek komputer, menjadi cikal bakal Linux dan macOS hari ini.
Kelahiran UNIX pada 1969 di Bell Labs adalah momen paling berpengaruh dalam sejarah software.
Dennis Ritchie menciptakan bahasa C secara khusus untuk menulis ulang kernel UNIX. Hingga saat ini, 50 tahun kemudian, sistem operasi Linux, macOS, dan Android masih mewarisi DNA dan standar POSIX dari UNIX ini.
β³ Garis Waktu Komputasi
Gary Kildall merilis CP/M. Pada tahun 1981, IBM meluncurkan IBM PC dengan sistem operasi MS-DOS dari Microsoft (Bill Gates).
MS-DOS menjadi standar de facto komputasi desktop dunia berbasis Command Line 16-bit.
Tahun 1984, Steve Jobs merilis Apple Macintosh, mempopulerkan desktop GUI mouse ke rumah tangga.
Microsoft merilis Windows 1.0 (1985), disusul Windows 95 yang mengintegrasikan arsitektur 32-bit dan menu "Start" legendaris.
Mahasiswa Finlandia berusia 21 tahun merilis kernel bebas di internet: "just a hobby, won't be big and professional".
Dikombinasikan dengan lisensi GNU GPL karya Richard Stallman, Linux menjelma menjadi sistem operasi server paling tangguh di muka bumi.
Tahun 1991 adalah tahun kelahiran Linux! Linus Torvalds menulis kernel Linux karena ia ingin menjalankan sistem operasi mirip UNIX di komputer 386 pribadinya tanpa harus membayar lisensi UNIX yang sangat mahal.
Kolaborasi Linus dengan komunitas open-source global mengubah seluruh industri teknologi selamanya.
β³ Garis Waktu Komputasi Modern
Tahun 2007, Apple meluncurkan iOS berbasis kernel hybrid Darwin/XNU. Setahun berselang (2008), Google merilis Android berbasis kernel Linux open-source.
Komputasi bergeser dari server fisik lokal ke raksasa cloud terdistribusi (AWS, Google Cloud, Microsoft Azure).
namespaces dan cgroups untuk menjalankan microservices tanpa overhead OS penuh.Hari ini kita hidup di era Generasi Kelima. Server tidak lagi berbentuk kotak fisik di bawah meja kantor, melainkan instance Virtual Machine di cloud.
Teknologi kontainer seperti Docker yang sangat populer saat ini sebenarnya adalah fitur native dari kernel Linux!
π³ Silsilah Evolusi
Perhatikan bagan silsilah ini. Banyak orang tidak menyadari bahwa macOS di laptop MacBook dan iOS di iPhone sebenarnya adalah turunan langsung dari keluarga BSD UNIX!
Sementara itu, Windows memiliki dua jalur sejarah: jalur DOS lama yang sudah punah (Windows 95/98), dan jalur Windows NT yang menjadi fondasi Windows 10, 11, dan Windows Server hari ini.
π Uji Pemahaman Interaktif Β· Klik Opsi Pilihan
Sistem operasi apa yang diluncurkan oleh Apple pada tahun 1984 yang memperkenalkan antarmuka pengguna grafis (GUI) yang inovatif ke publik?
Sistem operasi apa yang sangat dominan pada server, dikenal karena stabilitas dan keamanannya, dengan distribusi seperti CentOS, RHEL, dan Ubuntu Server?
Ajak mahasiswa untuk menunjuk salah satu pilihan atau minta salah seorang mahasiswa maju ke depan proyektor untuk mengklik opsi yang mereka yakini benar.
Jika salah, tombol akan bergetar dan berubah merah dengan pesan mencoba lagi. Begitu benar, kotak pembahasan ilmiah akan otomatis terbuka.
π Uji Pemahaman Interaktif Β· Klik Opsi Pilihan
Siapa yang mengembangkan kernel Linux pada awal 1990-an yang menjadi dasar berbagai distribusi?
Sistem operasi mobile apa yang dikembangkan oleh Google dan berbasis kernel Linux?
Sistem operasi real-time mikrokernel yang digunakan dalam sistem kedirgantaraan (aerospace)?
Ketiga soal ini dapat dicoba oleh tiga mahasiswa berbeda. Interaksi klik langsung memberikan visual feedback instan yang sangat memancing keterlibatan aktif di ruang kelas.
π Sintesis Perkuliahan
Sistem operasi bertindak sebagai jembatan tak terlihat yang mengabstraksi kerumitan register fisik elektronik menjadi antarmuka pemanggilan sistem yang konsisten (Extended Machine) dan mengalokasikan sumber daya komputasi secara adil (Resource Manager).
Seluruh OS modern ditopang oleh 5 pilar manajerial utama: Manajemen Proses (CPU), Manajemen Memori (RAM & Virtual Memory), Sistem Berkas (Penyimpanan Persisten), Sub-sistem I/O, serta Mekanisme Proteksi & Keamanan.
Pemisahan User Mode (Ring 3) dan Kernel Mode (Ring 0) melalui System Call menjamin bahwa kegagalan satu program aplikasi tidak akan meruntuhkan keseluruhan sistem komputer.
Evolusi dari era batch card ke era cloud membuktikan supremasi kernel Linux. Penguasaan Linux yang akan kita praktikkan adalah keterampilan inti yang langsung dicari di industri rekayasa perangkat lunak dan DevOps.
Sebagai rangkuman penutup: Sistem Operasi adalah roh penggerak komputer modern.
Pastikan mahasiswa memahami bahwa teori yang kita pelajari hari ini bukan sekadar hafalan konseptual, melainkan cara kerja komputer sesungguhnya yang akan mereka sentuh di terminal Linux mulai minggu-minggu berikutnya.
π Tindak Lanjut Mahasiswa
Tentukan kelompok Anda pekan ini. Maksimal 3 mahasiswa per kelompok, pilih ketua dan pembagian peran.
Unduh dan pasang aplikasi virtualisasi Oracle VM VirtualBox atau VMware Player pada laptop masing-masing.
Siapkan installer berkas citra ISO Ubuntu Server 22.04 / 24.04 LTS atau Rocky Linux 9 (x86_64 minimal).
Baca dokumen RTM, catat portal s.id/SOUBSI, serta format email tugas ke dany.dto@bsi.ac.id.
Tegaskan action item yang harus diselesaikan mahasiswa sebelum masuk ke Pertemuan 2.
Pekan depan di Pertemuan 2 kita akan membedah topik Struktur Proses dan Komunikasi Antar Proses (IPC) lebih mendalam, sebelum masuk ke sesi praktikum terminal.
π¬ Sesi Diskusi & Tanya Jawab
"Talk is cheap. Show me the code."
β Linus Torvalds, Pencipta Kernel Linux & Git
Terima kasih rekan-rekan atas perhatian dan antusiasmenya pada sesi perdana hari ini.
Sekarang ruangan kita buka untuk sesi tanya jawab: silakan jika ada yang ingin ditanyakan seputar konsep sistem operasi, arsitektur kernel, maupun teknis pelaksanaan tugas proyek kelompok Web Server Linux.